Sabtu, 01 Desember 2012

Sistem Informasi Manajemen dalam Sistem Informasi Sumber Daya Informasi

  Setiap orang di dalam perusahaan yang berperan apapun bertanggung jawab atas manajemen informasi.Namun, yang paling bertanggung jawab terhadap manajemen informasi adalah CIO (Chief Information Officer).CIO merupakan seorang eksekutif yang memiliki manajemen informasi sebagai pekerjaan purna waktunya.CIO merupakan anggota komite eksekutif dan bekerja sama dengan para ekseutif lain dalam perencanaan strategis.Rencana bisnis strategis menyatukan informasi sebagai sumber daya yang perlu digunakan untuk mendapatkan keuntungan kompetitif dan didukung oleh suatu rencana strategis untuk sumber daya informasi.Sumber daya informasi perusahaan menggambarkan investasi yang besar.Sumber Daya Informasi perusahaan meliputi hardware,software, para spesialis informasi, pemakai fasilitas, database dan informasi.Sistem Informasi Sumber Daya Informasi adalah sistem yang menyediakan informasi mengenai sumber daya informasi perusahaan pada para pemakai diseluruh perusahaan.
 
 
 
 
Sumber Daya Informasi di dalam suatu perusahaan:
  1. Hardware: Menyiapkan output informasi yang menjelaskan sumber daya perangkat keras.
  2. Software: Menyiapkan output informasi yang menjelaskan sumber daya perangkat lunak.
  3. Data dan Informasi: Menyiapkan output yang menjelaskan sumber daya data dan informasi yang berada di database pusat.
  4. Keamanan Sistem:   Keamanan sistem perusahaan mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.Perusahaan menerapkan suatu program keamanan sistem yang efektif dengan pertama-tama mengidentifikasi berbagai kelemahan dan kemudian menerapkan perlawan dan perlindungan yang diperlukan. 

Bagan jasa informasi sebagai jaringan arus meliputi hardware, software, sumber daya manusia, dan data & informasi.Data dan informasi diperlukan oleh semua unit kerja dan semua tingkat kegiatan bahan komunikasi organisasi. Data adalah sekumpulan karakter (huruf, symbol, dan lain-lain). Informasi adalah Sekumpulan data yang diterima dan dapat berguna bagi penggunanya.Distribusi informasi dapat dilakukan secara tradisional yaitu dengan penyampaian fisik dokumen informasinya sendiri, atau dilakukan secara modern yang pengiriman data atau informasi nonfisiknya melalui saluran elektronik, misalnya melalui jaringan area lokal.

Faktor SDM menjamin kebutuhan pemakai dalam desain sistem
Perencanaan: Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi permintaan-permintaan bisnis dan lingkungan pada organisasi di waktu yang akan datang dan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tenaga kerja yang ditimbulkan oleh kondisi-kondisi tersebut.Perencanaan SDM ini dibutuhkan untuk melaksanakan analisis pasar.
Analisis: Kebutuhan pemakai dalam desain sistem  untuk melaksanakan analisis penerimaan prosedure untuk sebuah perusahaan agar suatu perusahaan maju dan berkembang.
Perancangan: Kebutuhan pemakai dalam desain sistem  untuk melaksanakan analisis tugas suatu perusahaan dalam merancang strategi untuk mencapai kemajuan bersama.
Penerapan: Faktor SDM sangat berperan penting untuk melaksanakan kebutuhan prototipe.
Penggunaan: Dalam desain sistem, faktor SDM penggunaan melaksanakan pengujian sistem operasional suatu perusahaan.

Jumat, 09 November 2012

Sejarah Dan Perkembangannya suatu perusahaan

 
Sejarah, Sistem Manajemen dan Penerepan oleh Perusahaan Yamaha
Yamaha didirikan pada tahun 1887, ketika Torakusu Yamaha mendirikan perusahaan Yamaha Corp (Nippon Gakki) yang membuat alat musik piano / organ, tidak lama kemudian Yamaha dikenal sebagai pembuat berbagai instrumen musik terbesar di dunia, Logonya pun Pada 1 Juni 1955, berdirilah Yamaha Motor Corp. yang terpisah dari dari Yamaha Corp. namun masih tetep dalam satu grup. Motor produksi pertamanya adalah single cylinder 2 stroke 125cc, dimana motor ini plek-plek copy dari DKW 125cc. Pabrikan Inggris BSA juga dari pabrikan Jerman ini dikenal dengan Bantam. Motor 125cc tersebut dikenal sebagai YA1 alias Atakombo (dikenal juga sebagai Red DragonFly). Motor ini lumayan sukses.. dan produksi berikutnya menggunakan engine 175cc. Produksi motor berikutnya adaah twin cylinder YDI di tahun 1957, sanggup mengeluarkan power 20 bHP.. dan memenangkan race Mount Asama di Jepang. Produksinya sekitar 15.811 bikez.. dan jumlah ini masih dibawah Honda ataupun Suzuki.
Selanjutnya Yamaha berkembang dengan cukup pesat dan ditahun 1959 keluarlaah motor sportz pertamanya yang dikenal sebagai YDSI.. dengan 5 speed gearbox. tahun 1960, produksinya meningkat 6 kali lipat menjadi 138 rebu motor.
Setelah berakhirnya Perang Korea,.. perekonomian Amerika Serikat begitu booming dan ini mendorong eksport Jepang khususnya motor ke Amerka Serikat. Tahun 1962 ekspor yamaha ke US sebanyak 12 ribu motorcyclez. Kemudian tahun 1962 sudah mencaoai 12 ribu unit. Demikian pula untuk tahun1963, kurang lebih sebanyak 36 ribu unit dan puncaknya ditahun 1964, ekspornya mencapai 87 ribu unit. Tahun 1963, Yamaha bikin motor 250cc, twin cylinder dan air cooled. Sejak saat itu, Yamaha lumayan dikenal di seantero Jepang. Tahun 1965, produksi Yamaha sudah mencapai 244 ribu unit dan peruntukkannya 50:50, dimana sebagian untuk eksport sedangkan sebagian lainnya konsumsi dalam negeri.
Yamaha mulai mengembangkan sayapnya dengan membuka pabrik diluar negara Jepang. Pabrik di luar Jepang yang pertama kali dibuka adalah di Thailand di tahun 1966. Pelan tapi pasti Yamaha mulai melewati Suzuki dalam hal produksi motor, dimana pada tahun 1967 telah mencapai 406 ribu unit motor. Jumlah ini melewati saingan terdekatnya Suzuki dengan selisih sekitar 4 ribu unit.
Selanjutnya Yamaha mulai mengembangkan untuk pertama kalinya yaitu motor trail. Motor trail pertama menggunakan engine 250cc single cylinder. Disamping itu Yamaha juga mengembangkan sport car unit 2000cc, 6 cylinder dan DOHC untuk Toyota Motor, dan ini akan membantu Yamaha dalam mengembangkan high performance bikez nantinya.
Tahun 1969 Yamaha mengembangkan circuit race yang bersebelahan dengan pabrik Yamaha di Iwata. Tahun 1970, jumlah type product yang ditawarkan mencapai 20 jenis motor mulai dari 50cc s/d 350cc. Yamaha menyadari juga potensi 2 stroke masih terbuka lebar dan Yamaha memproduksi sekitar 574 rebu engines dan 60% diantaranya untuk di ekspor. Dan ditahun yang sama juga, Yamaha mulai bermain di 4 stroke dengan mengeluarkan motor XS1 650cc vertical twin dimana megadopsi dari Triumph Twin. Motor ini sanggup mengeluarkan power sebesar 50HP pada 7200RPM dan torsi maksimum sebesar 52Nm pada 6000RPM.
Lingkungan Eksternal Mikro Perusahaan Yamaha Motor
·         Ancaman masuk dari pendatang baru
a)    Pendatang baru perusahaan motor yaitu : motor cina
b)   Manajemen strategi yg di lakukan :
- Mempertahankan Loyalitas Perusahaan kepada para Konsumen
- Tetap menjadikan produk berkualitas
·         Kekuatan Posisi Pemasok
a)    Karena Yamaha corp yg berpusat di Jepang, para pemasok yamaha tidak berasal dari dalam saja, melainkan dari dalam.
b)   Manajemen Strategi yg dilakukan:
Yamaha Motor Kencana Indonesia harus mempunyai hubungan yang baik dengan pemasok, baik di luar maupun di dalem.
·         Kekuatan Kompotitor
a)    Sujuki, Honda, Kawasaki.
b)   Manajemen strategi yg dilakukan:
-      Melakukan Inovasi Produk
-      Harga terjangkau tetapi mutu tetap
-      Promosi di tingkatkan




Tanggung Jawab Sosial yang di Realisasikan Manajemen Yamaha

Hubungan dengan seluruh karyawan.

Perusahaan akan berusaha dengan keras untuk memberikan suatu lingkungan yang mendorong para karyawan untuk merealisasikan seluruh potensi mereka. Perusahaan akan menghargai kepribadian dan motivasi setiap karyawan dan dalam kesempatan yang tepat, mencoba untuk menawarkan kesempatan yang selaras di daerah-daerah lain. Dengan membangun hubungan yang saling menguntungkan demikian antara Perusahaan dan para karyawannya, kita akan Melaksanakan Dasar Filosofi Bisnis.
(1) Pengembangan Sumber Daya Manusia

1. tetap setia dan percaya pada prinsip "dasar manajemen adalah orang," kita mempunyai komitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia dengan bidang keahlian khusus, kreativitas yang menonjol dan semangat yang menantang, serta untuk meningkatkan kemampuan yang kita miliki melalui sistem personil, pendidikan dan pelatihan karyawan.

2. Kita akan menghargai kepribadian dan individualitas dari setiap pribadi, sementara pada saat yang sama kita berusaha untuk mempertahankan dan meningkatkan suatu sistem yang mengembangkan berbagai jenis kualitas yang berbeda dari para karyawan.

3. Kita akan berusaha dengan keras untuk bertindak selaku seorang anggota masyarakat yang dihormati, serta suatu anggota perusahaan yang baik, menggunakan akal sehat dan menghargai yang lainnya.

4. Para manajer akan menjalankan tugas mereka berdasarkan pengakuan bahwa pengembangan personel adalah tanggung jawab mereka yang paling penting.


(2)  Menghargai Hak Azasi Manusia

1. Perusahaan akan menghargai hak azasi manusia dan akan berusaha untuk memastikan kesempatan kerja yang sama. tidak ada diskriminasi terhadap para karyawan atau terhadap yang lainnya  dalam hal cara berbicara atau berperilaku, berdasarkan jenis kelamin, umur, kebangsaan, ras, etnis, keyakinan, agama, status sosial, cacat mental atau fisik atau status lainnya apapun yang secara sah dilindungi.

2. Perusahaan tidak akan mempekerjakan orang yang bertentangan dengan keinginan mereka, dan tidak akan mempekerjakan tenaga kerja anak di bawah umur. Perusahaan akan mematuhi peraturan dan perundangundangan mengenai tenaga kerja dari negara-negara dan kawasankawasan di mana ia menjalankan bisnisnya.

3. Berdasarkan pengakuan penuh bahwa individu-individu adalah berbeda dan mempunyai nilai yang berbeda, kita harus menghargai hak pribadi dari setiap karyawan. Kita akan berusaha dengan keras untuk menciptakan suatu tempat kerja yang aman dan nyaman dengan menghindari cara berbicara dan berperilaku yang melanggar hak azasi manusia, seperti fitnah, penghinaan, pelecehan seksual, atau tindakan-tindakan kekerasan.

4. Perusahaan akan memberikan pertimbangan yang semestinya bagi kesehatan para karyawannya dan akan mempertahankan suatu tempat kerja yang nyaman yang memenuhi semua standar-standar keselamatan yang berlaku.Perusahaan akan berusaha dengan keras untuk memupuk hubungan yang baik dengan para karyawannya dengan memberikan kepada mereka informasi yang relevan dan mendengarkan opini-opini mereka dengan kesungguhan hati.

5. Berdasarkan  peraturan dan praktik buruh di setiap Negara, perusahaan akan memelihara hubungan yang baik dengan karyawannya dan untuk menyelesaikan permasalahan, yang salah satunya tempat kerja dan kondisi kerja dengan secara terus menerus melakukan dialog yang konstruktif dan tulus.

Sumber:

Jumat, 19 Oktober 2012

Artikel Pribadi


Analisis Data Kategorik
DATA KATEGORIK

Data Kategorik adalah semua data dengan bentuk akhir (Final Data) berupa data non-numerik, tetapi berupa kategori, level, pernyataan, symbol, penamaan, dll. Contoh jenis kelamin (L atau P),tempat tinggal/region (Urban, Rural),tingkat pendidikan (SD, SMP, SLTA, PT), respon konsumen pada produk (Puas, Cukup, Kurang puas), dll. Analisis data kategorik dapat dilakukan, bilamana kita mencoba membuat analisa, ada keterkaiatan satu faktor/variabel kategorik dengan faktor lain. Seperti adanya keterkaitan antara perbedaan jenis kelamin dengan tingkat pendidikan, atau tempat tinggal, atau kesenangan berpolitik, atau mengkonsumsi bakso, dll.
Pada saat sudah akan ditetapkan faktor/variabel yang diteliti dan dicoba akan dianalisis, maka deskripsikan data faktor/variabel itu dalam tabel kontingensi (Crosstab) sehingga tampak persilangan natar kategori/level dari semua faktor yang dilibatkan untuk dianalisis.
Analisis Data Kategorik
Ada beberapa pendekatan atau metode analisis yang dimaksud disini. Yaitu :
1. Analisis Asosiasi
Yaitu untuk melihat adanya perbedaan, sehingga dikatakan adanya hubungan antar faktor/variabel yang diteliti). Untuk analisis ini digunakan ukuran selisih proporsi pada faktor utama untuk perbedaan level/kategori. Seperti perbedaan proporsi atau persentase dari laki-laki dan perempuan, yang menyenangi punya banyak anak.


2. Analisis Perbandingan (Ratio Prevalensi)
Yaitu ukuran yang dapat dipakai dalam analisisata kategorik untuk melihat perbandingan dari adanya perbedaan dalam level/kategori faktor utama. Seperti, kita ingin tahu berapa kali lebih banyak/lebih sedikit antara mahasiswa dan mahasiswi yang bolos kuliah. Atau berapa perbandingan mahasiswa yang lulus Statistika Non-parametrik dibandingkan mahasiswi.
3. Analisis Kecenderungan (Odd’s Value)
Yaitu ukuran yang dipakai untuk ,elihat kecenderungan dari setiap kategori/level pada faktor utama, dengan perbedaan kategori faktor lain (Faktor kedua, ketiga, atau ke-k ; yang Unt kemudian disebut faktor/variabel Tujuan) Untuk itu juga diperbandingkan milai proporsi katgori tertentpada faktor utama, untuk perbedaan level/kategori faktor tujuan.
Untuk mempelajari ini, kita bisa dapatkan materi pokoknya dalam beberapa buku/referensi “DATA CATEGORIC’S”. Termasuk dalam buku Sudjana, 1998. Analisis Data Kategorik, Tarsito Bandung. Dan Diktat Kuliah Win Konadi di UISU dengan judul Analisis Data Kategorik






Hasil Ujian FINAL STATISTIK EKONOMI SEM-GENAP 2009/2010
KELAS MALAM AKUNTANSI-MANAJEMEN
NPM                      TUGAS+MID                 FINAL            NILAI
09110087                    75                              55                    B
09110106                     80                             45                    B
09110218                     75                             55                    B
09110229                     75                             65                    B
09120056                    75                              55                    C
09120077                    75                             50                    C
09120053                    75                              45                    C
09120054                    75                              55                    C
09120055                    78                              55                    B
09120050                    80                              60                   B
09120068                    80                              50                    B
09120051                    75                              50                    C
09120052                    78                              70                    B
09120083                     78                             70                    B
============================================
28   Juni 2010    @ STIE#Kebangsaan#BIREUEN-ACEH


Daftar  Pustaka
statistik-ekonomi-stie-kebangsaan medan
http://winkonadi.wordpress.com

Artikel Pribadi


Analisis Data Kategorik

DATA KATEGORIK
Data Kategorik adalah semua data dengan bentuk akhir (Final Data) berupa data non-numerik, tetapi berupa kategori, level, pernyataan, symbol, penamaan, dll. Contoh jenis kelamin (L atau P),tempat tinggal/region (Urban, Rural),tingkat pendidikan (SD, SMP, SLTA, PT), respon konsumen pada produk (Puas, Cukup, Kurang puas), dll. Analisis data kategorik dapat dilakukan, bilamana kita mencoba membuat analisa, ada keterkaiatan satu faktor/variabel kategorik dengan faktor lain. Seperti adanya keterkaitan antara perbedaan jenis kelamin dengan tingkat pendidikan, atau tempat tinggal, atau kesenangan berpolitik, atau mengkonsumsi bakso, dll.
Pada saat sudah akan ditetapkan faktor/variabel yang diteliti dan dicoba akan dianalisis, maka deskripsikan data faktor/variabel itu dalam tabel kontingensi (Crosstab) sehingga tampak persilangan natar kategori/level dari semua faktor yang dilibatkan untuk dianalisis.
Analisis Data Kategorik
Ada beberapa pendekatan atau metode analisis yang dimaksud disini. Yaitu :
1. Analisis Asosiasi
Yaitu untuk melihat adanya perbedaan, sehingga dikatakan adanya hubungan antar faktor/variabel yang diteliti). Untuk analisis ini digunakan ukuran selisih proporsi pada faktor utama untuk perbedaan level/kategori. Seperti perbedaan proporsi atau persentase dari laki-laki dan perempuan, yang menyenangi punya banyak anak.


2. Analisis Perbandingan (Ratio Prevalensi)
Yaitu ukuran yang dapat dipakai dalam analisisata kategorik untuk melihat perbandingan dari adanya perbedaan dalam level/kategori faktor utama. Seperti, kita ingin tahu berapa kali lebih banyak/lebih sedikit antara mahasiswa dan mahasiswi yang bolos kuliah. Atau berapa perbandingan mahasiswa yang lulus Statistika Non-parametrik dibandingkan mahasiswi.
3. Analisis Kecenderungan (Odd’s Value)
Yaitu ukuran yang dipakai untuk ,elihat kecenderungan dari setiap kategori/level pada faktor utama, dengan perbedaan kategori faktor lain (Faktor kedua, ketiga, atau ke-k ; yang Unt kemudian disebut faktor/variabel Tujuan) Untuk itu juga diperbandingkan milai proporsi katgori tertentpada faktor utama, untuk perbedaan level/kategori faktor tujuan.
Untuk mempelajari ini, kita bisa dapatkan materi pokoknya dalam beberapa buku/referensi “DATA CATEGORIC’S”. Termasuk dalam buku Sudjana, 1998. Analisis Data Kategorik, Tarsito Bandung. Dan Diktat Kuliah Win Konadi di UISU dengan judul Analisis Data Kategorik






Hasil Ujian FINAL STATISTIK EKONOMI SEM-GENAP 2009/2010
KELAS MALAM AKUNTANSI-MANAJEMEN
NPM                      TUGAS+MID                 FINAL            NILAI
09110087                    75                              55                    B
09110106                     80                             45                    B
09110218                     75                             55                    B
09110229                     75                             65                    B
09120056                    75                              55                    C
09120077                    75                             50                    C
09120053                    75                              45                    C
09120054                    75                              55                    C
09120055                    78                              55                    B
09120050                    80                              60                   B
09120068                    80                              50                    B
09120051                    75                              50                    C
09120052                    78                              70                    B
09120083                     78                             70                    B
============================================
28   Juni 2010    @ STIE#Kebangsaan#BIREUEN-ACEH


Daftar  Pustaka
statistik-ekonomi-stie-kebangsaan medan
http://winkonadi.wordpress.com

Artikel Pribadi


Analisis Data Kategorik

DATA KATEGORIK
Data Kategorik adalah semua data dengan bentuk akhir (Final Data) berupa data non-numerik, tetapi berupa kategori, level, pernyataan, symbol, penamaan, dll. Contoh jenis kelamin (L atau P),tempat tinggal/region (Urban, Rural),tingkat pendidikan (SD, SMP, SLTA, PT), respon konsumen pada produk (Puas, Cukup, Kurang puas), dll. Analisis data kategorik dapat dilakukan, bilamana kita mencoba membuat analisa, ada keterkaiatan satu faktor/variabel kategorik dengan faktor lain. Seperti adanya keterkaitan antara perbedaan jenis kelamin dengan tingkat pendidikan, atau tempat tinggal, atau kesenangan berpolitik, atau mengkonsumsi bakso, dll.
Pada saat sudah akan ditetapkan faktor/variabel yang diteliti dan dicoba akan dianalisis, maka deskripsikan data faktor/variabel itu dalam tabel kontingensi (Crosstab) sehingga tampak persilangan natar kategori/level dari semua faktor yang dilibatkan untuk dianalisis.
Analisis Data Kategorik
Ada beberapa pendekatan atau metode analisis yang dimaksud disini. Yaitu :
1. Analisis Asosiasi
Yaitu untuk melihat adanya perbedaan, sehingga dikatakan adanya hubungan antar faktor/variabel yang diteliti). Untuk analisis ini digunakan ukuran selisih proporsi pada faktor utama untuk perbedaan level/kategori. Seperti perbedaan proporsi atau persentase dari laki-laki dan perempuan, yang menyenangi punya banyak anak.


2. Analisis Perbandingan (Ratio Prevalensi)
Yaitu ukuran yang dapat dipakai dalam analisisata kategorik untuk melihat perbandingan dari adanya perbedaan dalam level/kategori faktor utama. Seperti, kita ingin tahu berapa kali lebih banyak/lebih sedikit antara mahasiswa dan mahasiswi yang bolos kuliah. Atau berapa perbandingan mahasiswa yang lulus Statistika Non-parametrik dibandingkan mahasiswi.
3. Analisis Kecenderungan (Odd’s Value)
Yaitu ukuran yang dipakai untuk ,elihat kecenderungan dari setiap kategori/level pada faktor utama, dengan perbedaan kategori faktor lain (Faktor kedua, ketiga, atau ke-k ; yang Unt kemudian disebut faktor/variabel Tujuan) Untuk itu juga diperbandingkan milai proporsi katgori tertentpada faktor utama, untuk perbedaan level/kategori faktor tujuan.
Untuk mempelajari ini, kita bisa dapatkan materi pokoknya dalam beberapa buku/referensi “DATA CATEGORIC’S”. Termasuk dalam buku Sudjana, 1998. Analisis Data Kategorik, Tarsito Bandung. Dan Diktat Kuliah Win Konadi di UISU dengan judul Analisis Data Kategorik






Hasil Ujian FINAL STATISTIK EKONOMI SEM-GENAP 2009/2010
KELAS MALAM AKUNTANSI-MANAJEMEN
NPM                      TUGAS+MID                 FINAL            NILAI
09110087                    75                              55                    B
09110106                     80                             45                    B
09110218                     75                             55                    B
09110229                     75                             65                    B
09120056                    75                              55                    C
09120077                    75                             50                    C
09120053                    75                              45                    C
09120054                    75                              55                    C
09120055                    78                              55                    B
09120050                    80                              60                   B
09120068                    80                              50                    B
09120051                    75                              50                    C
09120052                    78                              70                    B
09120083                     78                             70                    B
============================================
28   Juni 2010    @ STIE#Kebangsaan#BIREUEN-ACEH


Daftar  Pustaka
statistik-ekonomi-stie-kebangsaan medan
http://winkonadi.wordpress.com